Technical Operations & Screening
Hospitality & Guest Relations
Screening & Workshop Support
Penny Sylvania Putri
Penny Sylvania Putri adalah praktisi audiovisual dengan latar pendidikan film di IKJ dan ISI Surakarta. Aktif lebih dari satu dekade di Kineforum DKJ, ia konsisten mengembangkan film dokumenter, animasi, dan konten edukatif yang menghubungkan sains, anak-anak, dan generasi muda dengan dunia sinema.
Daud Nugraha
Daud Nugraha adalah kreator, sutradara, sekaligus pendiri Aniwayang Studio. Dengan latar DKV ITB dan pengalaman internasional, ia menciptakan Desa Timun, serial animasi anak berbasis wayang kulit. Karyanya meraih nominasi FFI, penghargaan internasional, dan membawa warisan budaya ke generasi muda.
Andang Kelana
Andang Kelana adalah seniman dan kurator yang aktif di bidang seni digital dan budaya urban. Ia ikut mendirikan Forum Lenteng serta menggagas Visual Jalanan, hoppla.id, dan extended.asia. Saat ini, ia menjabat sebagai Head of Centre sekaligus Program Head of Digital Design & Illustration di IDS | BTEC Jakarta, sambil terus mengembangkan literasi seni dan media di Indonesia.
Harry Hariawan
Berkarier di sinema alternatif sejak bergabung di Kineforum DKJ (2016). Aktif di Radiant Cinema, Sinema Sang Akar, dan Metro Cinema, serta menggagas ELKAKA Layar Klasik Kemang (2024). Kini juga bekerja sebagai penerjemah takarir dan juru bahasa.
Anggraeni Widhiasih
Peneliti dan pengkarya berbasis di Jakarta. Lulusan Hubungan Internasional yang mempelajari praktik audiovisual bersama Milisifilem Collective. Tertarik pada isu memori, ruang, dan media; Pemimpin Redaksi Visual Jalanan (sejak 2020) dan terlibat di ARKIPEL.
Alfa Gumilang
Usai berkegiatan di gerakan perburuhan, pada 2015 mulai berkecimpung di dunia digital dan membangun kolektif Amygdala Publicist: mempromosikan film di bioskop maupun platform digital serta terlibat di sejumlah festival film. Kini juga aktif di media independen Project Multatuli.
Zulfikar Arief
Memulai karier sebagai desainer grafis di Djakarta Magazine, sejak 2013 memilih jalur lepas. Karya tampil di Jakarta Biennale, Festival Teater Jakarta, Jakarta International Literary Festival, Synchronize Festival, hingga Madani International Film Festival.
Andina Subarja
Penulis dan ilustrator buku anak, di antaranya Kejutan Kungkang dan Gelinding. Bukunya Musik terpilih dalam The Unpublished Picturebook Showcase 2022. Juga menulis naskah animasi di Aniwayang Studio, termasuk Desa Timun dan Ijo dan Emas.
M. Afwan Barry
Editor video di tim NextScene, mendukung kebutuhan konten dan dokumentasi program festival.
Alvin Try Dandy
Peneliti lingkungan binaan dengan latar pendidikan arsitektur (UNS, ITB). Tulisannya telah terbit di berbagai jurnal dan buku nasional maupun internasional.
Anies Wildani
Memulai sebagai proyeksionis di Kineforum. Mengelola visual dan teknis pemutaran di berbagai festival, dari Europe on Screen hingga Plaza Indonesia Film Festival. Menggarap web series, on-set editing, DCP mastering, dan aktif sebagai desainer grafis untuk festival seni.
Nefa Firman
Kreatif yang gemar mendengar dan meneruskan cerita. Berpengalaman sebagai creative producer di organisasi lingkungan, menerjemahkan ide teknis menjadi kampanye kreatif. Kini aktif di konsorsium tuna, bekerja dengan komunitas pesisir dan pembuat kebijakan untuk keberlanjutan tuna Indonesia.
Samuel Simanjuntak
Menekuni minat film sejak kuliah dan aktif di berbagai festival. Salah satu inspirasinya adalah Sunflower karya Vittorio De Sica. Meski berkarier sebagai ASN, tetap terlibat di festival film karena percaya film menyampaikan pesan dan emosi secara mendalam.
Bonaventura
Percaya pada pentingnya kerja sama dan suasana menyenangkan di setiap kegiatan. Senang berkolaborasi, berbagi ide, dan membangun energi positif agar proyek berjalan lancar, produktif, dan penuh semangat.
Masna Fithriany
Berfokus pada komunikasi sains dan audiovisual storytelling. Percaya media visual—terutama film dan animasi—dapat menumbuhkan rasa ingin tahu dan empati generasi muda. Dengan latar konten ilmiah, berkomitmen menghadirkan cerita yang mudah dipahami sekaligus inspiratif.
Josep Arbiol
Pendiri dan Presiden MICE, memimpin festival film edukasi di Valencia, Madrid, Kuba, hingga Sahara Barat. Selain Direktur MICE Valencia, aktif sebagai programmer dan pengajar; juga presiden Cultural Association “Jordi el Mussol,” dengan fokus pada pendidikan film anak.
S.M. Gietty Tambunan
Anggota Komite Film Dewan Kesenian Jakarta dan dosen di Departemen Sastra, Universitas Indonesia. Risetnya menyoroti arus transnasional produk budaya populer, khususnya televisi dan sinema Asia Timur di Indonesia.
Anggi Frisca
Anggota Indonesian Cinematographers Society (ICS), dikenal sebagai sinematografer dengan tiga nominasi Piala Citra. Juga menyutradarai Negeri Dongeng, Nona (2020), dan Tegar—film panjang yang diproduksi lewat dukungan crowdfunding, menegaskan komitmennya pada karya kolaboratif dan inklusif.